Badan Pengelola Geopark Gorontalo Perkuat Edukasi Geopark bagi Pelajar SMA Terpadu Wira Bhakti
21Nov'25
Admin
0 Komentar
175x Dibaca
Kamis, 21 November 2025. Program Geopark Goes to School kembali dilaksanakan sebagai upaya memperluas pemahaman generasi muda tentang pentingnya pelestarian bumi. Kali ini, kegiatan digelar di SMA Terpadu Wira Bhakti, menghadirkan jajaran Badan Pengelola Geopark Gorontalo dan para pakar selaku narasumber.
Dalam sambutannya, Romi Moge, selaku Sekretaris mewakili Direktur Pelaksana Badan Pengelola Geopark Gorontalo (BPGG), menyampaikan bahwa generasi pelajar memiliki peran strategis dalam keberlanjutan pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa pengenalan geopark di lingkungan sekolah bukan sekadar menambah wawasan akademik, tetapi juga membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
“Geopark memberikan ruang belajar yang sangat luas. Dengan memahami proses alam, nilai sejarah, dan kekayaan hayati yang kita miliki, siswa dapat melihat bahwa pelestarian lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi kewajiban kita bersama,” ujar Romi. Ia juga menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis alam seperti ini dapat menumbuhkan karakter peduli lingkungan yang lebih kuat.
Romi menambahkan, BPGG mendorong sekolah-sekolah untuk lebih aktif menjalin kolaborasi, termasuk melalui kunjungan lapangan seperti kegiatan Geopark Goes to School ini.
Kegiatan ini turut menghadirkan dua narasumber utama. Tity Iriani Datau, S.TP., M.Si, selaku Manajer Perencanaan, Pengembangan, dan Riset menyampaikan materi mengenai konsep dasar geopark dan arah pengembangannya di Gorontalo. Ia menjelaskan bagaimana pengelolaan geopark mengintegrasikan riset ilmiah, pengembangan wilayah, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Dr. Sc. Yayu Indriati Arifin, S.Pd., M.Si selaku Manajer Edukasi, Konservasi, dan Mitigasi, memaparkan pentingnya edukasi lingkungan serta upaya konservasi dan pemberdayaan masyarakat yang dapat dilakukan oleh pelajar. Ia menekankan bahwa keterlibatan generasi muda menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan kawasan geopark.
Para siswa terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari penyampaian materi hingga sesi diskusi interaktif. Banyak dari mereka mengaku baru memahami bahwa geopark memiliki nilai ilmiah, budaya, sekaligus berperan bagi daerah.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan pemahaman siswa mengenai geopark semakin kuat dan mampu mendorong keikutsertaan mereka sebagai generasi yang peduli, kritis, dan aktif dalam mendukung keberlanjutan lingkungan di Provinsi Gorontalo.
Komentar