DPRD Banggai Studi Banding dan Bahas Kerja Sama Pengelolaan Wisata dengan Disparekrafpora Provinsi Gorontalo
03Jul'26
Admin
0 Komentar
35x Dibaca
Melalui kepemimpinan gubernur gusnar Ismail dan wakil gubernur idah Syahida Rusli Habibie, pariwisata menjadi salah satu prioritas program pembangunan. Hak ini didukung oleh dtw yg sangat beragam dan dikelola dengan baik oleh masyarakat, swasta dan pemerintah. Oleh karena itu Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo menerima kunjungan konsultasi Anggota DPRD Kabupaten Banggai yang didampingi Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai di Kantor Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo. Rombongan diterima langsung oleh Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo bersama Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang.
Kunjungan tersebut membahas skema pengelolaan destinasi wisata melalui kerja sama dengan pihak swasta. Kabupaten Banggai berencana menerapkan pola kerja sama tersebut pada sejumlah destinasi wisata sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan, pelayanan, dan daya saing sektor pariwisata.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Parekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe, memaparkan pengalaman Gorontalo dalam pengelolaan destinasi wisata melalui kerja sama dengan pihak swasta, seperti yang pernah diterapkan di Pulau Cinta dan yang saat ini berjalan di Pulau Saronde. Sementara itu, untuk skema pengelolaan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Gorontalo belum memiliki pengalaman yang dapat dijadikan referensi.
Selain kerja sama dengan swasta maupun BUMD, Kepala Dinas juga menyarankan agar pemerintah daerah dapat mengeksplorasi pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai alternatif dukungan pembiayaan dalam pengembangan dan peningkatan kualitas destinasi wisata.
Lebih lanjut, Sultan menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dapat menjadi langkah awal terbangunnya kerja sama yang lebih luas antara Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Banggai, bahkan dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
Bentuk kolaborasi yang dapat dikembangkan antara lain penyusunan paket wisata bersama, pelaksanaan studi tiru, pertukaran pengetahuan, hingga kerja sama antar pemerintah (government to government/G2G) dalam pengembangan sektor pariwisata.
Melalui konsultasi ini diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata, sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antar daerah guna mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan Gorontalo dan Sulawesi Tengah.
Komentar