Membuka Forum JiKTI, Aryanto Tekankan Pentingnya Membangun Ekosistem Riset
31Okt'25
Admin
1 Komentar
488x Dibaca
Ekosistem riset menjadi hal krusial dalam pengembangan riset daerah. Salah satunya dalam mendorong debottlenecking permasalahan riset selama ini.
Hal ini terungkap saat pertemuan Forum Jaringan Ikatan Peneliti Indonesia (JiKTI) Provinsi Gorontalo yang berlangsung di Hotel Grand Q Gorontalo, Kamis, 30 Oktober 2025. Pertemuan ini dibuka Kepala Dinas Pariwisata yang juga menjadi Anggota Kelompok Kerja Forum Kawasan Timur Indonesia, Aryanto Husain, dan dihadiri Deputi Direktur Yayasan BaKTI dan para peneliti se Provinsi Gorontalo.
Menurut Aryanto, Kawasan Timur Indonesia (KTI) dikaruniai sumber daya alam yang melimpah dan memberikan sumbangan penting bagi pembangunan nasional. Namun, kawasan ini masih tergolong berkembang dengan sejumlah provinsi yang tertinggal, ditandai oleh tingkat kemiskinan yang masih tinggi dan indeks pembangunan manusia yang rendah.
"Karenanya dorongan pemikiran, dan prakarsa untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif harus berasal dan digerakkan dari dalam daerah sendiri terutama oleh para peneliti," ungkapnya.
Aryanto juga menekankan perlunya penguatan tata kelola jaringan peneliti untuk membumikan JiKTI di Gorontalo. Hal ini dapat mendorong knowledge sector management kedalam tubuh birokrasi pemerintah daerah.
Komunikasi kebijakan dari Pemda perlu ditingkatkan untuk mempertemukan kebutuhan penelitian dengan sisi suplai dari perguruan tinggi. Sebaliknya para peneliti dituntut semakin kreatif untuk pendanaan riset.
Saat ini pendanaan riset tidak hanya pada Level provinsi tapi juga kabupaten kota, CSR dan filantropi. Pemerintah bahkan telah memberikan perhatian khusus terhadap ekosistem riset antara lain dengan menambahkan anggaran riset.
Aryanto menambahkan saat ini kebutuhan riset daerah didukung dengan ketersediaan data dan informasi yang kian lengkap. Pemerintah provinsi Gorontalo sendiri telah mengembangkan supper apps untuk mendukung sistem storage data yang ada.
Lulusan S3 IPB ini menyoroti ketersediaan dan dukungan data yang semakin terbuka untuk publik. Ini tentu akan memperkuat basis data untuk penelitian.
Aryanto mendorong minat peneliti untuk konsentrasi pada isu-isu transformasi struktural perekonomian, penjabaran isu pembangunan berkelanjutan, isu sosial dan lingkungan dan lebih spesifik pagi topik-topik dalam program unggulan Pemprov dan kabupaten / kota.
Menurutnya, kebanggaan seorang peneliti adalah ketika hasil penelitian dan ilmu pengetahuan yang dihasilkan itu dibaca dan dimanfaatkan. Karenanya peneliti juga diharapkan dapat memberikan solusi atas bottlenecking yang terjadi.
"Saya berharap upaya memperkuat ekosistim riset di Gorontalo dapat dilakukan bersama-sama agar dapat mendukung perumusan kebijakan, strategi dan peraturan," tutupnya.
Komentar
LannySwilt
Jumat, 27 Maret 2026???? ???????? ???????? ????????????? ????????????? ?????????? ??????, ?????????? ?????????? ???. ?? ????????? ??????? ?????????? ????????? ? ?????????????????, ????? ???????? ????? ????? ??????????????? ? ????? ???????. ???????? ????? ? ????? ???????! ?????? ?????? - https://vivod-iz-zapoya-2.ru/