Kadis Parekrafpora Apresiasi Pengukuhan APPINKA Provinsi Gorontalo
24Apr'26
Tim Konten Dispar
0 Komentar
13x Dibaca
Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, menyampaikan apresiasi atas pengukuhan Asosiasi Pengusaha dan Pengrajin Karawo (APPINKA) Provinsi Gorontalo Periode 2025-2030 yang dikukuhkan oleh Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan.
Pengukuhan tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama untuk memajukan sektor kerajinan daerah, khususnya karawo sebagai identitas khas Gorontalo.
Ketua Dekranasda Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.?“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi momen penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam memajukan sektor kerajinan daerah. Asosiasi ini diharapkan mampu menyatukan para pengrajin, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta menjaga dan melestarikan karawo sebagai identitas daerah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para anggota yang telah dikukuhkan. Menurutnya, amanah yang diemban bukanlah hal yang ringan, namun dengan semangat kebersamaan, dedikasi, dan kerja keras, para anggota diyakini mampu menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Sultan Kalupe menegaskan bahwa Disparekrafpora mendukung penuh keberadaan APPINKA sebagai wadah yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah, khususnya subsektor kriya.
Menurutnya, kolaborasi antar pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk karawo, sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Adapun susunan pengurus APPINKA Provinsi Gorontalo yang dikukuhkan yakni:?Ketua Nining Abdurrahman Arif (IKM Wumula Karawo), Wakil Ketua Karsum Dunda (IKM Sumber Usaha Karawo), Sekretaris Selvi Niu (Sentra Karawo Otahiya), dan Bendahara Sartin Zakaria (IKM Serasi Karawo).
Bidang Organisasi dan Kelembagaan diketuai Erawati S. Bouta (IKM ERKAT Karawo) dengan anggota Ramlah Dungga (IKM Tiga Berlian Karawo) dan Rahmawati Zakaria (IKM Serasi Karawo).? Bidang Produksi dan Mutu diketuai John Koraag (IKM Sanggar Lamahu Karawo) dengan anggota Wiwin Abdullah (IKM Hibabata Karawo) dan Ratnawati Danial (IKM Bungabolowe Karawo).
Bidang Kemitraan dan Promosi diketuai Harnida Mustafa (IKM Harnida Craft) dengan anggota Nita Iyabu (IKM A2 Karawo Tilamuta), Rusnia Mantali (IKM Zivana Karawo), dan Ramli Tanaiyo (IKM Al Fazza Leboto).
Bidang Pelatihan dan Pengembangan SDM diketuai Dra. Hj. Lailany Katili Yahya, M.Si (IKM Humairah Karawo) dengan anggota Veronita Asuma (IKM Karawo Li Inong) dan Rita Danial (IKM Bungabolowe Karawo).
Sementara Bidang Usaha dan Permodalan diketuai Beta Meliyansy, SE., M.AP (IKM Meliyansy Karawo) dengan anggota Nurnaningsih Kadir (IKM Naning Karawo), Yunita Thalib (IKM Tanjung Karawo), dan Narti Tanaiyo (IKM Dambalo Karawo).
Dengan dikukuhkannya APPINKA Provinsi Gorontalo, diharapkan geliat industri kerajinan karawo semakin berkembang dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat serta pelestarian budaya lokal.
Pelantikan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gebyar UMKM yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan Dekranasda Provinsi Gorontalo, yang berlangsung selama tiga hari mulai 24 hingga 26 April 2026.
Komentar