Kabid Pemuda Muchlis, Dorong Satgas Pemuda Tambang Ambil Peran Strategis di Daerah
05Jun'26
Admin
0 Komentar
53x Dibaca
Gorontalo – Kepala Bidang (Kabid) Pemuda Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo mendorong Satuan Tugas (Satgas) Pemuda Tambang Gorontalo untuk segera mengambil peran strategis, agar generasi muda tidak sekadar menjadi penonton, melainkan motor penggerak utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Hal ini ditegaskan saat menerima audiensi dan silaturahim jajaran pengurus Satgas Pemuda Tambang Gorontalo di Kantor Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Kamis (04/06/2026).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi kepemudaan dalam mengawal sektor sumber daya alam daerah. Selain Kabid Pemuda, agenda silaturahim ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas yang juga bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo sekaligus memberikan arahan.
Dalam arahannya, Kabid Pemuda menekankan bahwa tantangan industri pertambangan ke depan semakin kompleks. Oleh karena itu, Satgas Pemuda Tambang harus memiliki daya tawar tinggi, kapasitas keilmuan yang mumpuni, serta keberanian untuk masuk ke dalam pos-pos pengambilan kebijakan yang strategis.
Mewujudkan peran strategis tersebut, ada tiga fokus utama yang harus segera dieksekusi, yakni Menguasai tata kelola regulasi, teknologi pertambangan berkelanjutan, serta pengawasan dampak lingkungan.
Lanjut Muchlis, Satgas Pemuda Tambang ini harus menjadi jembatan komunikasi yang kokoh antara perusahaan tambang, pemerintah daerah, dan masyarakat lingkar tambang.
Dan yang terkahir, memanfaatkan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) untuk membuka lapangan kerja baru di luar sektor tambang.
Dalam kesempatan itu, Plh. Kadis Disparekrafpora Provinsi Gorontalo, Romy Moge menyampaikan pemerintah daerah memfasilitasi ruang dialog untuk sinergi kebijakan.
Satgas Pemuda Tambang yang telah terbentuk terus melakukan komunikasi dan berkolaborasi aktif dengan instansi terkait demi menciptakan iklim industri yang inklusif.
Melalui keterlibatan aktif ini, pemuda optimistis mampu mengawal hilirisasi industri dan menjaga kedaulatan ekonomi daerah secara berkelanjutan, termasuk melakukan pendampingan kepada masyarakat dalam perizinan, “ungkapnya menutup pertemuan tersebut.
Komentar