GORONTALO, 4 September 2025. Pelaksanaan dua acara besar Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, GKK (Gorontalo Karnaval Karawo) 2025 dan HACF (Hulondhalo Art and Craft) 2025, tinggal beberapa hari lagi. Acara yang direncanakan dibuka Menteri Ekonomi Kreatif akan berlangsung 6-8 September ini juga menghadirkan para pelaku UMKM dan Ekonomi Kreatif, termasuk para desainer Karawo dan masyarakat umum.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, mengatakan event GKK dan HACF ini menjadi berkah tersendiri bagi UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Gorontalo. Menurutnya sejak diumumkannya jadwal acara yang akan diselenggarakan pada September 2025, para pengrajin dan pelaku usaha kebanjiran pesanan dari berbagai pihak. Pesanan produk karawo datang mulai dari institusi pemerintah, perbankan, swasta hingga masyarakat umum.
Meningkatnya jumlah pesanan dan pembelian ini membuat toko bahan baku, jasa penjahit, hingga desainer Karawo kewalahan. Salah satu pengrajin Karawo, Samsudin Atuaji, mengungkapkan bahwa ia dan timnya sudah tidak sanggup lagi menerima pesanan. "Sejak awal Agustus, pesanan sudah banyak sekali. Kami sudah memutuskan untuk close order karena tidak memungkinkan lagi untuk menerima pesanan baru," jelasnya. Kondisi ini menunjukkan tingginya permintaan dan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal Gorontalo, terutama Karawo, sebagai busana utama dalam GKK 2025.
GKK dan HACF adalah event tahunan yang dilaksanakan di Gorontalo. Keduanya menjadi ajang promosi pariwisata Gorontalo tapi juga menjadi ajang transaksi produk UMKM dan ekonomi kreatif. Karawo adalah sulaman khas Gorontalo yang telah mendapatkan Indeks Geografis (IG) dari Kementerian Hukum sebagai bentuk pengakuan asal daerah sekaligus menjamin agar produk ini tidak bisa diklaim daerah lain.
Aryanto menambahkan dampak pelaksanaan GKK dan HACF cukup signifikan. Roda perekonomian kreatif di Gorontalo semakin berputar kencang, memberikan manfaat langsung kepada para pelaku usaha dan pengrajin lokal. Hal ini sejalan dengan tujuan event ini yakni memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat. Selain itu, GKK cukup efektif dalam mempopulerkan produk karawo sehingga bisa dikenal hingga mancanegara.
"Pariwisata sekarang adalah salah satu program unggulan Provinsi Gorontalo yang telah dicanangkan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie. Saya berharap event GKK sebagai event Kharisma Event Nusantara dapat terus kita kembangkan agar semakin memberi dampak kepada perekonomian daerah." tutupnya.
Komentar