Dorong Wisata Bahari, Tumbilotohe Underwater Siap Jadi Agenda Tahunan Gorontalo
15Mar'26
Admin
0 Komentar
276x Dibaca
Tradisi pemasangan lampu khas masyarakat Gorontalo Tumbilotohe, kembali menghadirkan inovasi menarik melalui kegiatan Tumbilotohe Under Water yang digelar di Pantai Olalo, Leato Selatan, Kota Gorontalo, Minggu 15 maret 2026 saat malam. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Ruslie Habibie.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Festival Tumbilotohe Hulonthalo Mulolo 2026 yang nantinya akan menghadirkan berbagai agenda seperti Tumbilotohe Bergerak, festival kuliner, serta berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Ruslie Habibie menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut yang dinilai menghadirkan konsep unik dengan memadukan tradisi Tumbilotohe dan aktivitas olahraga selam.
Ia menilai kegiatan ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai agenda tahunan Pemerintah Provinsi Gorontalo karena mampu menjadi daya tarik wisata yang berbeda dari daerah lain.
“Kegiatan ini sangat unik karena memadukan tradisi Tumbilotohe dengan aktivitas selam di bawah laut. Ini tentu menjadi daya tarik tersendiri dan kami berharap kegiatan seperti ini dapat dijadikan agenda tahunan Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ujarnya.
sementara itu Komandan Lanal Gorontalo menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif Lanal Gorontalo bersama komunitas penyelam di Gorontalo, dengan tujuan menghadirkan konsep tradisi Tumbilotohe yang berbeda sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari daerah.
“Kegiatan malam ini tentunya mendukung rangkaian Festival Tumbilotohe yang dilaksanakan oleh pemerintah provinsi. Kami dari Lanal Gorontalo bersama komunitas penyelam seperti Edu Dive dan Wawahea berinisiatif menggelar Tumbilotohe Under Water ini sebagai bagian dari promosi wisata bahari Gorontalo,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini sebenarnya sudah beberapa kali dilaksanakan sebelumnya, namun baru kali ini melibatkan kolaborasi langsung dengan pemerintah daerah.
“Kegiatan ini sebenarnya sudah sering kami laksanakan, tetapi baru kali ini kami menggandeng pemerintah daerah. Alhamdulillah tadi disampaikan bahwa kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan hampir 50 penyelam yang terdiri dari personel TNI Angkatan Laut, Basarnas, Polri (Polairud), serta komunitas penyelam.
Selain menghadirkan atraksi budaya, kegiatan ini juga menjadi ajang olahraga selam sekaligus promosi potensi wisata bawah laut Gorontalo.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap kegiatan tersebut.
“Kami dari Pemerintah Provinsi Gorontalo sangat mendukung kegiatan ini. Tadi juga sudah disampaikan oleh ibu Wagub bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Mudah-mudahan tahun depan bisa dibuat lebih besar lagi dan lebih meriah dengan personel yang lebih banyak,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat dikembangkan menjadi event wisata yang mampu menarik wisatawan, termasuk wisatawan penyelam dari luar daerah hingga mancanegara.
“Walaupun anggaran kita terbatas, pemerintah akan terus men-support kegiatan olahraga seperti ini. Apalagi kegiatan selam yang juga menjadi bagian dari promosi wisata bahari Gorontalo. Mudah-mudahan ke depan kolaborasi ini semakin baik dan bisa menjadi event yang sangat meriah,” tambahnya.
Melalui kegiatan Tumbilotohe Under Water, tradisi budaya Gorontalo tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dikemas secara kreatif dengan memadukan unsur pariwisata dan olahraga bahari, sehingga diharapkan mampu menjadi daya tarik wisata baru bagi Gorontalo di masa mendatang.
Komentar