Disparekrafpora Perkuat Ekraf Desa Pesisir Selatan Lewat Pelatihan Digital Marketing
29Apr'26
Admin
0 Komentar
27x Dibaca
Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo kembali melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ekraf Go Digital: Meningkatkan Daya Saing Produk Kreatif Desa melalui Digital Marketing bertempartdi Aula Kantor Desa Oluhuta, Rabu 29 April 2026.
Kegiatan ini merupakan pelaksanaan kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Duano Kec. Suwawa Tengah pada 21 April 2026. Bimtek ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat kapasitas pelaku Ekraf desa agar mampu bersaing di era digital.
Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan berbasis desa kini menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Desa dinilai sebagai ujung tombak dalam mengatasi ketimpangan ekonomi dan kemiskinan.
“Ketika desa kuat, maka ketimpangan ekonomi dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM di desa menjadi sangat penting,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Sultan mendorong pelaku ekraf desa untuk memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk. Di era saat ini, penggunaan media sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp dinilai menjadi peluang besar untuk memperluas jangkauan pasar.
“Produk lokal yang sebelumnya hanya dikenal di lingkungan sekitar, akan memiliki nilai jual lebih tinggi jika dipasarkan secara digital dengan kemasan dan tampilan yang menarik,” jelasnya.
Selain pemasaran, peserta juga diberikan pemahaman terkait pentingnya inovasi kemasan produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, kualitas produk yang baik harus didukung dengan visual yang menarik agar mampu meningkatkan daya tarik konsumen.
Sultan juga mengajak peserta untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pengembangan usaha masing-masing. Hal ini diharapkan dapat berdampak langsung pada peningkatan ekonomi rumah tangga dan masyarakat desa secara keseluruhan.
Di sisi lain, potensi pariwisata di wilayah pesisir selatan Gorontalo turut menjadi perhatian. Kawasan ini dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan berbasis masyarakat, sehingga manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.
“Pengelolaan destinasi wisata harus dilakukan oleh masyarakat desa agar hasilnya kembali ke masyarakat. Dengan begitu, desa bisa menjadi mandiri dan memiliki pendapatan yang berkelanjutan,” tegasnya.
Sebagai Penutup Sultan berharap wilayah sekitar mampu berkembang menjadi desa mandiri berbasis ekonomi kreatif dan digital, serta didukung oleh pengelolaan potensi pariwisata yang optimal dan berkelanjutan.
Kegiatan turut di hadiri oleh Ketua Komisi I DPRD Prov. Gorontalo, Kepala Desa Oluhuta, Kepala Desa Olele dan diikuti oleh pelaku ekraf di tiga Desa yakni Desa Oluhuta, Desa Molotabu dan Desa Olele.
Komentar