Dispar Gelar Rapat Pengelolaan Investasi dirangkaikan dengan RAKOR Saka Pariwisata Tingkat Provinsi Gorontalo
16Sep'25
Admin
0 Komentar
521x Dibaca
Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Rapat Pengelolaan Investasi yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Saka Pariwisata Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun Anggaran 2025, bertempat di Aula Dispar, Senin 15 September 2025.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo selaku Ka Mabinas Saka, Dr. Ir. Aryanto Husain, M.MP, serta dihadiri oleh PIN Saka Pariwisata, Kwartir Daerah, Kwartir Cabang, Dewan Kerja Daerah, Dewa Kerja Cabang dan Stake Holder Lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata menegaskan bahwa pengelolaan investasi di sektor pariwisata harus dilakukan secara efektif dan efisien untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga menekankan pentingnya peran Saka Pariwisata dalam mengembangkan potensi wisata dengan melibatkan generasi muda.
“Saka Pariwisata memiliki semangat dan kreativitas yang dapat menjadi motor dalam mempromosikan budaya dan alam Gorontalo. Momentum rapat ini sekaligus menjadi persiapan kita menuju Peran Saka Nasional 2025 yang akan digelar pada bulan November mendatang,” ujar Aryanto.
Rapat juga membahas kesiapan Gorontalo sebagai tuan rumah Peran Saka Nasional 2025 yang akan dilaksanakan di Bumi Perkemahan Bongohulawa pada 2–9 November 2025. Kegiatan tersebut ditargetkan diikuti lebih dari 5.700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, dengan agenda utama meliputi Saka Expo, Rover Explore Activities, Saka Academy, hingga kegiatan bakti sosial dan pelestarian lingkungan.
Beberapa Kab/kota menyatakan kesiapannya dalam mendukung kegiatan ini, baik dari aspek peserta maupun anggaran. Selain itu, strategi promosi melalui media sosial serta penguatan UMKM lokal, seperti penyediaan produk khas Gorontalo, turut menjadi bagian dari pembahasan.
Melalui rapat ini dihasilkan beberapa keputusan penting, antara lain pembentukan kepanitiaan pelaksana, penetapan lokasi kegiatan bakti, serta penguatan koordinasi lintas sektor. Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan Peran Saka Nasional 2025 tidak hanya menjadi wadah pembinaan kepramukaan, tetapi juga momentum strategis dalam memperkenalkan potensi budaya, pariwisata, dan keramahtamahan Gorontalo di tingkat nasional.
Pemprov Gorontalo melalui Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo Bahas rancangan Pergub tentang Pengembangan, Pelestarian dan Pemberdayaan Kain Sulaman Karawo serta Penetapan Hari Karawo
Komentar