Bimtek Digital Marketing Dorong Ekraf Naik Kelas di Bone Bolango, Kadis Parekrafpora Tekankan Pemanfaatan Platform Digital
21Apr'26
Tim Konten Dispar
0 Komentar
20x Dibaca
Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digital Marketing Ekonomi Kreatif bertajuk Naik Kelas di Era Digital yang diikuti puluhan pelaku Ekonomi Kreatif subsektor kuliner di Kabupaten Bone Bolango, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pelaku ekonomi kreatif, mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan daya saing produk kuliner lokal, dan mendorong peningkatan omzet dan keberkelanjutan usaha.
Selain itu, Bimtek ini juga diharapkan mampu mendorong pelaku usaha memanfaatkan berbagai platform digital seperti media sosial dan marketplace guna meningkatkan daya saing produk lokal.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe menekankan pentingnya transformasi digital bagi pelaku Ekraf agar dapat naik kelas.
Ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, pelaku usaha yang sebelumnya masih terbatas pada pemasaran konvensional, kini didorong untuk mulai beradaptasi dengan teknologi digital.
“Bimtek ini menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas SDM. Jika sebelumnya belum memahami teknologi digital, hari ini akan dibimbing bagaimana memanfaatkan platform seperti Shopee, TikTok, dan marketplace lainnya untuk pemasaran produk,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sultan menyampaikan bahwa pemanfaatan platform digital memungkinkan pelaku Ekraf untuk memperluas pasar tanpa harus bergantung pada penjualan secara langsung di pasar atau toko.
“Kalau dulu hanya berjualan di pasar, sekarang bisa menjual dari rumah. Cukup dengan memanfaatkan media digital, produk bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Inilah yang kita maksud dengan naik kelas,” tambahnya.
Selain itu, para peserta juga akan dibekali dengan berbagai keterampilan praktis, seperti teknik fotografi produk, pengemasan yang menarik, hingga strategi branding dan pengelolaan konten digital agar produk lebih kompetitif di pasar.
“Harapan kami, kegiatan ini diikuti dengan serius dari awal hingga akhir, sehingga ilmu yang didapat bisa langsung dipraktikkan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan usaha,” tutupnya.
Bimtek ini menghadirkan narasumber dari unsur legislatif dan praktisi digital marketing, serta diikuti oleh sekitar 50 pelaku ekonomi kreatif subsektor kuliner di Bone Bolango.
Komentar