Pengurus ESI Provinsi, Kota dan Kabupaten se-Provinsi Gorontalo Resmi Dilantik
28Feb'26
Tim Konten Dispar
0 Komentar
197x Dibaca
Pengurus Esports Indonesia (ESI) tingkat Provinsi, Kota, dan Kabupaten se-Provinsi Gorontalo resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. Pelantikan berlangsung di Grand Q Hotel, Jumat 27 Februari 2026 dan dihadiri jajaran pengurus ESI, unsur Forkopimda, serta stakeholder terkait.
Gubernur Gorontalo melalui Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe. Dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelantikan pengurus ESI di semua tingkatan daerah. “Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Amanah ini adalah tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang solid dan pembinaan atlet esports yang berorientasi prestasi,” ujar Sultan.
Disampaikan pula bahwa esports kini telah menjadi cabang olahraga prestasi yang dipertandingkan secara nasional. Pada ajang PON 2024 Aceh–Medan, esports turut menyumbangkan medali bagi Provinsi Gorontalo. Karena itu, pembinaan esports ke depan harus dilakukan secara sistematis dan berjenjang, mulai dari pemetaan potensi atlet di kabupaten/kota, peningkatan kapasitas pelatih, hingga penyelenggaraan kompetisi berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Parekrafpora menegaskan komitmen mendukung pengembangan esports, tidak hanya dari sisi olahraga prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan ekosistem ekonomi kreatif dan talenta digital generasi muda. Meski demikian, nilai sportivitas, disiplin, pendidikan, dan pembentukan karakter tetap menjadi penekanan utama.
Dengan kepengurusan baru ini, ESI Provinsi serta ESI Kabupaten/Kota diharapkan mampu menyusun program kerja yang terukur, selaras dengan arah pembangunan olahraga daerah, dan mampu mengantarkan atlet esports Gorontalo berprestasi di tingkat nasional.
Pelantikan ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi esports di Gorontalo dalam mewujudkan pembinaan yang profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Komentar