Dinas Pariwisata dan Komite Ekonomi Kreatif Kolaborasi Gelar OMG Creative
14Nov'25
Admin
0 Komentar
358x Dibaca
Jumat, 14 November 2025. Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo bekerjasama dengan Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo menyelenggarakan OMG Creative: Orang Muda Gorontalo Kreatif. Ini adalah forum penguatan kreativitas bagi pelajar, mahasiswa, dan pemuda desa yang digelar di ruang kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo.
Kegiatan ini diikuti oleh 25 siswa SMK Negeri 2 Gorontalo, 5 mahasiswa, serta 12 pemuda dari Kecamatan Asparaga, Kabupaten Gorontalo. Mereka hadir untuk mendapatkan pengenalan ekonomi kreatif sekaligus mengikuti rangkaian Talkshow dengan Narasumber Kepala Dinas Pariwisata dan Komunitas Natura Gorontalo; serta praktek pembuatan kain Ecoprint.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Provinsi Gorontalo, Taufik Latama, dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak komite dilantik, telah banyak upaya kolaborasi dilakukan bersama pelaku ekraf lokal meski belum mendapat alokasi anggaran khusus.
“Walaupun minim anggaran, kami bergerak dulu secara mandiri. Komite juga mendampingi proses penguatan Kabupaten Kreatif di Pohuwato dan terus mendorong pembentukan komite ekraf di daerah-daerah yang belum memilikinya,” ujarnya.
Taufik mengatakan di akhir kegiatan peserta akan di beri pelatihan terkait pembuatan kain Ecoprint bersama dengan Komunitas Natura. Komite berharap ke depan lebih banyak wirausaha muda yang mendapat fasilitasi dan dukungan dalam pengembangan karya kreatif mereka. Ia mengapreasi sekaligus menyampaikan terima kasih atas dukungan DInas Pariwisata yang terus memberikan pendampingan dan penguatan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan OMG Creative sebagai momentum mempertemukan pemerintah dengan para pelaku kreatif muda. Menurutnya hal ini selaras dengan arahan Gubernur Gusnar Ismail tentang pentingnya menghadirkan masyarakat dalam setiap kegiatan ekonomi kreatif.
Aryanto menyoroti fenomena cuaca ekstrem yang terjadi saat kegiatan berlangsung sebagai contoh nyata dari perubahan iklim global serta mengaitkannya dengan ekonomi kreatif.
“Cuaca yang tidak menentu ini adalah bagian dari tantangan kita. Tapi ekonomi kreatif harus tetap berjalan menghasilkan produk yang tidak hanya kreatif namun juga ramah lingkungan. Karenanya, saya sangat apresiasi acara ini dan bisa bertemu dan bermitra dengan orang-orang kreatif,” ungkapnya.
Aryanto juga menekankan pentingnya ruang kreatif bagi anak muda. “Ruang ini silakan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas ekonomi kreatif. Mau perform musik tradisional, musik kreatif, diskusi, atau kegiatan apa saja yang berbicara tentang kreativitas—silakan. Kami siap memfasilitasi,” ujarnya.
Melalui kegiatan OMG Creative: Orang Muda Gorontalo Kreatif, Komite Ekonomi Kreatif dan Dinas Pariwisata berharap tercipta ekosistem kreatif yang lebih kuat, kolaboratif, dan mampu membuka peluang baru bagi generasi muda di Provinsi Gorontalo.
Komentar